Idealisme & egoisme masyarakat

 Hallo sobat makde berjumpa kembali dengan saya, dalam artikel ini akan membahas tentang idelisme dan egoisme masyarakat jadi mohon untuk jangan di telan mentah mentah karena akan menimbulkan fitnah serta pertikaian.

Kita hiudp dalam masyarakat umum dengan basic bahwa kita merupakan makhluk sosial yang memang ditakdirkan untuk hidup berkelompok kelompok, dalam hal itu tak jarang banyak kita menenmui orang yang teguh dalam pendirian nya sendiri, bhakan hingga ia dikatakan se enaknya sendiri.

Kita membicarakan tentang dasarnya terlebih dahulu, pada dasarnya manusia suka berkumpul kumpul dengan manusia yang lain nah dalam hal itu pasti banyak pemikiran yang tidak sama, yang dikatakan idealisme dan egoisme adalah satu orang yang bersikukuh dengan pemikirannya entah itu pemikirannya benar atau salah, bahkan yang ditingkat paling atas seluruh pemikiran nya itu benar dan harus dibenarkan.

Maka hal itu yang akan banyak timbul perpecahan di suatu kumpulan, kita yang sifatnya adalah makhluk sosial seharusnya tidak memiliki hal tersebut, karena apa ketika kita memiliki sifat atau pemikiran tersebut merupakan hal yang memalukan. Yang dikatakan perkumpulan kita bisa menata pikiran jangan sesekali merasa menjadi si paling segalanya, semuanya ada power serta support dari orang lain yang kalian tak merasakannya ibaratnya gini kita menanam tumbuhan itu tidak akan tumbuh dengan sendirinya tanpa adanya support dari tanah, dari air, dari faktor-faktor yang lain.

Support itu pasti ada dikala kita sedang dalam kondisi terpuruk tapi kembali lagi di pikiran kita sendiri bisa merasakan, bisa melihat tidak support yang diberikan, support tidak harus pada pasangan. Support bisa berasal dari teman, sahabat, orang tua, saudara, hingga tuhan pun jika kalian bisa merasakan ikut andil di dalam mensupport kita.

Jangan merasa paling apapun dan harus dianggap benar, ketika kita dikritik apapun bentuknya jangan sampai membuat pikiran kita mengarahkan ke idealis. Idealis tidak melulu harus dihindari kita memerlukan pemikiran tersebut akan tetapi harus bisa menempatkan tempatnya, tidak semua hal harus menggunakan pemikiran yang idealis, idealisme bisa jadi buruk bisa juga menjadi terbaik tergantung kita membuatnya seperti apa.

Belajar lah mengkontrol pikiran kalian jangan melulu menggunakan egoismu untuk menyelesaikan sebuah problematik yang ada, efeknya kalian akan merasa tertekan, stres yang berlalu, negatif thinking, bahkan tidak bisa berpikir dengan untuk mencari jalan keluar.

Kesimpulanya, Idealisme dan egoisme adalah pemikiran yang tidak harus dihindari tapi gunakanlah dengan sangat bijak se bijaknya, karena 2 pemikiran tersebut dapat memunculkan dampak yang sangat besar serta fatal apabila kalian tidak bisa menggunakan dengan sebaik-baiknya.

Komentar